Lantai laminasi terlihat bagus. Mereka meniru butiran kayu ek atau kehalusan batu tulis. Tapi itu bukan kayu. Dan itu bukan batu. Perlakukan mereka seperti bahan alami dan Anda akan merusak hasil akhirnya. Lapisan mengkilap di atasnya halus. Ia membenci kelembapan. Ia membenci abrasi. Ia membenci bahan kimia yang salah.
Jika Anda ingin lantai Anda tahan lama, Anda memerlukan rutinitas khusus. Anda memerlukan alat yang tepat. Dan Anda harus berhenti menggunakan produk yang dirancang untuk permukaan lain.
Toolkit Perawatan Lantai Laminasi
Mulailah dengan mengumpulkan persediaan Anda. Anda tidak perlu banyak. Anda membutuhkan kain pel kering. Ini bukan yang berbulu halus yang Anda lihat di iklan. Anda memerlukan kain pel kering mikrofiber yang dapat memerangkap debu, bukan mendorongnya.
Selanjutnya, dapatkan ruang hampa. Tapi periksa lampirannya. Gulungan kuas harus lembut. Bulu yang keras menggores permukaan. Lampiran yang lebih lembut lebih aman.
Anda juga membutuhkan spons pel. Dan air bersih. Terakhir, pembersih. Anda dapat membelinya. Atau Anda bisa membuatnya sendiri.
Mencampur cuka dan air dalam jumlah yang sama adalah solusi buatan sendiri yang efektif. Pilihan lainnya adalah cuka, alkohol gosok, dan air dengan perbandingan yang sama.
Campuran ini cepat kering. Mereka tidak meninggalkan tempat. Tapi bekerjalah dalam bagian-bagian kecil. Jangan membanjiri lantai.
Yang Harus Dihindari Sepenuhnya
Jangan gunakan pembersih yang dibuat untuk linoleum. Jangan gunakan pembersih ubin. Jangan gunakan semir lantai kayu keras. Produk-produk ini meninggalkan lapisan sabun yang kusam. Kelihatannya buruk. Rasanya lengket.
Jangan pernah menggunakan semir kayu pada laminasi. Itu menumpulkan hasil akhir. Ini menciptakan permukaan yang licin. Itu berbahaya. Anda akan terpeleset. Anda juga akan merusak lapisan keausan seiring waktu.
Proses Pembersihan Langkah demi Langkah
Pertama, pel kering. Secara menyeluruh. Hapus semua kotoran yang lepas. Jika Anda melewatkannya, Anda hanya membuat lumpur.
Kemudian vakum. Gunakan lampiran kuas. Berjalanlah di sepanjang tepinya. Masuk ke celah-celah. Semua bahan lepas harus dikeluarkan dari lantai sebelum Anda mengepel basah.
Sekarang, pel basah. Bekerjalah di bagian setinggi 5 kaki. Jaraknya sekitar 1,5 meter. Lakukan seluruh ruangan sekaligus dan Anda akan mendapatkan bintik-bintik air. Segera keringkan.
Bagaimana cara mengeringkannya dengan cepat? Bungkus handuk kering di sekitar gagang pel. Atau gunakan peniti untuk memasang kemoceng. Kelihatannya aneh. Ini berhasil.
Perawatan Antara Pembersihan Mendalam
Simpan botol semprot pembersih lantai laminasi di dekat Anda. Gunakan untuk noda membandel. Gunakan untuk membersihkan noda di sela-sela jadwal.
Anda juga bisa menggunakan pembersih jendela untuk menghilangkan noda. Atau campuran cuka buatan Anda sendiri.
Perawatan yang tepat itu penting. Itu membuat Anda puas. Itu membuat lantai tetap bertahan. Abaikan saja dan Anda akan melihat keausan. Anda akan melihat titik-titik kusam. Anda akan melihat kerusakan.
Tempat untuk Belajar Lebih Lanjut
Jika Anda penasaran dengan pilihan lain, lihatlah pemanas lantai berseri. Atau bertanya-tanya bagaimana cara kerja lantai kayu keras. Apakah lantai bambu benar-benar hijau? Bagaimana cara memilih lantai hijau? Bagaimana cara memperbaiki lantai?
Untuk sumber daya lebih lanjut, lihat Build Direct, Laminate Flooring Floors, atau The Laminate Flooring Site.
Sumbernya meliputi EBuild, BobVila.com, dan Wood Floor Covering Association. Panduan mereka tentang dasar-dasar, pembuatan, dan perawatan laminasi adalah titik awal yang kuat.
Mulailah dengan kain pel kering. Lihat perbedaannya.
















